PEMBUKUAN sederhana
Membukuan transaksi keuangan
sangatlah penting di lakukan bagi semua kalangan, dari ibu rumah tangga,
pelajar/mahasiswa, PNS, serta pengusaha sebenarnya wajib mempunyai pembukuan
mengenai keuangan yang dikelolanya. Secara sederhana pembukuan dapat diartikan
melakukan pencatatan seluruh transaksi yang telah dilakukan baik itu penerimaan
ataupun pengeluaran baik pengeluaran tunai maupun kredit, bila di sederhanakan
lagi jika kita mendapatkan uang maka kita catat, jika kita membelanjakan uang
kita catat, jika kita ngutang juga kita catat.
Pengertian Pembukuan
Pembukuan
adalah kegiatan catat-mencatat seluruh penerimaan dan pengeluaran uang
dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan pembukuan
Tujuannya
adalah:
·
Pada Rumah Tangga : Agar dapat mempermudah suatu keluarga
dalam mengelola keuangan keluarga sehingga dapat direncanakan dengan
sebaik-baiknya.
Di bidang rumah tangga, pembukuan biasanya diselenggarakan
oleh para ibu rumah tangga, yang dicatat antara lain penerimaaan dan
pengeluaran. Itu sangatlah besar manfaatnya.
Berikut ini adalah kegunaan pembukuan di bidang rumah tangga
:
·
Pada Suatu Organisasi : Mengatur jalannya keuangan
perusahaan/perkumpulan guna kemajuan perusahaan/organisasi tersebut.
Berikut ini adalah kegunaan pembukuan di bidang organisasi
:
Istilah-Istilah
dalam Pembukuan
Mendebet : mencatat penambahan uang kas di kolom debet.
Mengkredit : mencatat pengurangan uang kas dalam kolom
kredit
Debet : bertambah
Kredit : berkurang
Transaksi
1.
Pengertian
Transaksi adalah peristiwa penyerahan
uang oleh seorang bersamaan dengan penerimaan barang yang telah dibelinya.
2.
Bukti-bukti Transaksi
Bukti-bukti transaksi adalah catatan
yang kita terima setelah kita melakukan transaksi jual-beli.
Macam-macam
bukti transaksi :
a.
Kwitansi
Kwitansi adalah surat bukti pengeluaran
uang sebagai pembayaran atas pembelian barang utang dan ongkos angkut. Dalam
lembar kwitansi biasanya terdiri dari 2 bagian yaitu Potongan kecil yang
disebut sus (souche) dan lembar kwitansi yang besar u/ menulis data kwitansi
Keterangan : Sus adalah bagian/potongan
kecil dari lembar kwitansi yang ditinggal dalam buku kwitansi sebagai bukti
penerimaan pembayaran atas penyerahan jasa/barang yang dijual.
b.
Faktur atau Nota
Faktur adalah suatu dakar
barang yang dikirim kepada pemesan yang memuat tentang penjelasan tentang “
nama barang,jumlah barang,dan jumlah harga yang harus dibayar oleh pembeli”
Fungsi faktur bagi penjual
:
- Sebagai bukti penjualan sebagai
(secara) kredit
- Sebagai bukti untuk menagih kepada
pembeli
- Sebagai bukti untuk mengeluarkan
barang di gudang
- Sebagai bukti pengiriman barang pada
pembeli
Fungsi faktur bagi pembeli :
- Sebagai bukti pembelian barang secara
kredit
- Sebagai bukti penerimaan barang yang
dibeli
Nota adalah surat bukti
pembelian barang secara tunai. Isi nota menjelaskan tentang “tanggal
pembelian,nama,alamat,banyaknya barang,nama barang,harga satuannya,dan jumlah
harganya”
c.
Bon dan cek
Bon adalah surat bukti
pengambilan uang/barang milik perusahaan pihak yang melakukannya adalah
karyawan perusahaan tersebut. Bon berisi tentang “tanggal pengambilan
uang/barang,jumlah uang/barang yang diambil dan nama pengambil”
Cek adalah surat
perintah pembayaran/pengeluaran uang kepada bank uantuk pemegang surat cek
tersebut dari pemilik rekening tabungan pada bank yang bersangkutan.
Tata Cara Membuat Pembukuan Sederhana
1. Mencatat penerimaan
dan pengeluaran secara benar dan jujur.
2. Benar dan jujur dapat
dibuktikan dengan adanya surat bukti transaksi berupa kwitansi, faktur, nota
belanja baik tunai maupun kredit, dll. Jadi semua bukti-bukti tersebut
kita kumpulkan jadi satu atau kita buat fortofolionya
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusterima kasih, salam sukses gan
BalasHapus